Agar WhatsApp bisnis tidak bergantung pada satu ponsel
1 menit baca
Banyak bisnis Indonesia memulai penjualan dari satu nomor WhatsApp. Saat pesan makin banyak, nomor itu menjadi titik lemah: hanya satu orang yang tahu isinya. Berikut cara mengubahnya menjadi kerja tim.
Tentukan siapa memegang apa
Bagi percakapan berdasarkan topik atau wilayah, lalu pastikan setiap chat punya satu penanggung jawab. Chat yang dipegang banyak orang biasanya berakhir tidak dibalas siapa pun.
Simpan konteks, bukan hanya pesan
Catat kebutuhan dan janji kepada pelanggan di profilnya. Rekan yang menggantikan bisa melanjutkan tanpa membaca ratusan pesan, dan pelanggan tidak perlu mengulang cerita.
Siapkan jawaban yang sering dipakai
Kumpulkan pertanyaan yang berulang dan siapkan jawabannya. Sesuaikan sedikit sebelum dikirim agar tetap terasa manusiawi.
Bersikap sopan saat broadcast
Kirim hanya kepada kontak yang memang setuju menerima pesan, sediakan cara berhenti berlangganan, dan beri jeda antar pesan. Selain lebih menghargai pelanggan, ini mengurangi risiko nomor dibatasi.
Ukur waktu balas
Mulailah melihat berapa lama pelanggan menunggu. Anda akan segera tahu jam sibuk dan kapan perlu menambah orang. Inbox bersama seperti di Temali membantu tim melihat percakapan yang belum tertangani dalam satu layar.