Cara merapikan pipeline penjualan dalam satu minggu
2 menit baca
Pipeline penjualan yang berantakan biasanya bukan masalah alat, melainkan masalah kesepakatan. Setiap sales punya arti sendiri untuk kata "sudah negosiasi". Berikut lima langkah yang bisa Anda selesaikan dalam seminggu.
1. Sepakati arti setiap tahap
Tulis satu kalimat kriteria keluar untuk setiap tahap. Misalnya, sebuah deal baru boleh pindah ke tahap Presentasi bila kebutuhan pelanggan sudah tercatat dan jadwal sudah disetujui. Kriteria yang tertulis menghentikan perdebatan.
2. Kurangi jumlah tahap
Lima sampai tujuh tahap biasanya cukup. Tahap yang jarang dipakai atau selalu dilewati sebaiknya digabung. Semakin sederhana papan Anda, semakin mungkin tim memperbaruinya.
3. Bersihkan deal yang sudah mati
Tinjau deal yang tidak bergerak dalam waktu lama. Hubungi sekali lagi, lalu tutup yang tidak merespons dengan alasan kalah yang jelas. Pipeline yang jujur lebih berguna daripada pipeline yang terlihat gemuk.
4. Setiap deal punya langkah berikutnya
Buat aturan sederhana: tidak ada deal aktif tanpa jadwal follow-up. Aturan ini saja sudah menghilangkan sebagian besar peluang yang terlupakan.
5. Jadikan rapat berbasis papan
Buka pipeline saat rapat mingguan dan bahas dari kanan ke kiri, mulai dari deal yang paling dekat dengan penutupan. Tim akan terbiasa memperbarui data karena papan itulah yang dibahas.
Mulai dari yang kecil
Anda tidak perlu menunggu proses sempurna. Mulailah dengan tahapan yang disepakati dan kebiasaan follow-up, lalu sempurnakan sambil berjalan. Di Temali, tahapan pipeline dan pengingat follow-up bisa langsung diatur sesuai kesepakatan tim Anda.